Eko S. Wibowo

Programmer sejak 1994. Masih belajar, sekarang dengan AI di sisi saya.

Founder RWID. Membangun Ecosphere dan RWID/OS dari Yogyakarta, Indonesia. Di sini saya menulis soal software, iman, dan hidup sebagai system builder. Tanpa algoritma, tanpa kolom komentar, tanpa keributan.

--KPM
$50K+ penghasilan29 proyek3.204 jam Pekerjakan saya di Upwork
lebih baru…
#75 2 tahun 4 bulan 12 hari lalu Beberapa kunci syarat jadi programmer: 1. Males 2. Betah 3. Rencana 4. Ngotot 5. Bukan ahli matematika 😁 in
#74 2 tahun 4 bulan 13 hari lalu Optimal: saya ndak tau lagi apa yang mesti ditambahkan di setup ini. Setelah bertahun2 coba macem2, biasanya ndak bertahan 2 minggu selalu ubah-ubah .. ini sudah lewat 4 bulan sama sekali ga ada yang saya ubah. Perfect. Dan akhirnya ketemu juga theme Jetbrains yang passs di mata dan juga nostalgic: Fluorescent. Warna ijonya dahsya! Ahaha. Mungkin di VSCode juga ada. Screenshot theme di comment. Catatan: kemarin kepikir ganti layar bawah ke OLED juga, cmn setelah mainin contrast (tak atur lebih tinggi dari brightness): mendekati dengan keinginan. in
#73 2 tahun 4 bulan 19 hari lalu Tapera oh tapera... Sebagai orang IT, begitu saya lanjut ke Magister Ekonomi, kuliah pertama langsung membuat saya terkesan: mikirin orang lain. Empathy. Sepuluh tahun S1 Ilmu Komputer UGM (durasi yang tidak mungkin ditiru lagi) .. sama sekali belum pernah mikir orang lain. Kan yang dipikir OOP, optimasi, database dan sebagainya. Nah, pemilikan terhadap rumah adalah salah satu masalah pelik yang ga akan terpecahkan. Karena backlog pasti akan bertambah terus: karena harga tanah pasti meningkat (seiring menyempitnya tanah yang tersisa) dan juga inflasi yang menggerus daya beli masyarakat. Ruwet kan? Financial hack untuk kepemilikan rumah selalu dikembangkan. Dari aspek syariah masalahnya lebih complicated lagi: karena akad jual beli rumah harus dipertimbangkan ada tidaknya unsur riba-nya. Judgment bahwa perbankan syariah pun masih terindikasi riba terhadap kepemilikan rumah juga membuat masalah ini jadi runyam. Pemecahannya gimana? Mau saya kasih tahu? Gajimu harus dalam dollar.UMR-mu, itu wajib UMR New York. Dah, beres itu semua masalah di atas https://remoteworker.idContoh: Jogja apalagi, kota ke-3 dengan harga properti termahal setelah Jakarta dan Denpasar. Padahal kota dengan UMR terendah ke-5 (cmiiw) se-Indonesia. Gmn orang yang bergaji UMR jogja mau bisa beli rumah? Karena itu kerja remote lah ke luar negeri (TKI 2.0) dan .. export hasil kerjamu dengan badan masih di Jogja. Kamu akan amazed: gaji 40jt, di kota UMR 2jt. Sisanya banyak bisa kamu atur untuk beli tanah cash dulu, setelah itu bangun bertahap. Penting mengamankan tanah. Bangunan itu kapan-kapan menyusul Rumah saya yang sekarang: ==> https://lnkd.in/gysBpAPvAlhamdulillah bangets. Ga akan mungkin banget itu bisa dikejar dengan UMR Jogja.. in
terus mengalir…