Eko S. Wibowo

Programmer sejak 1994. Masih belajar, sekarang dengan AI di sisi saya.

Founder RWID. Membangun Ecosphere dan RWID/OS dari Yogyakarta, Indonesia. Di sini saya menulis soal software, iman, dan hidup sebagai system builder. Tanpa algoritma, tanpa kolom komentar, tanpa keributan.

--KPM
$50K+ penghasilan29 proyek3.204 jam Pekerjakan saya di Upwork
lebih baru…
#73 2 tahun 4 bulan 23 hari lalu Tapera oh tapera... Sebagai orang IT, begitu saya lanjut ke Magister Ekonomi, kuliah pertama langsung membuat saya terkesan: mikirin orang lain. Empathy. Sepuluh tahun S1 Ilmu Komputer UGM (durasi yang tidak mungkin ditiru lagi) .. sama sekali belum pernah mikir orang lain. Kan yang dipikir OOP, optimasi, database dan sebagainya. Nah, pemilikan terhadap rumah adalah salah satu masalah pelik yang ga akan terpecahkan. Karena backlog pasti akan bertambah terus: karena harga tanah pasti meningkat (seiring menyempitnya tanah yang tersisa) dan juga inflasi yang menggerus daya beli masyarakat. Ruwet kan? Financial hack untuk kepemilikan rumah selalu dikembangkan. Dari aspek syariah masalahnya lebih complicated lagi: karena akad jual beli rumah harus dipertimbangkan ada tidaknya unsur riba-nya. Judgment bahwa perbankan syariah pun masih terindikasi riba terhadap kepemilikan rumah juga membuat masalah ini jadi runyam. Pemecahannya gimana? Mau saya kasih tahu? Gajimu harus dalam dollar.UMR-mu, itu wajib UMR New York. Dah, beres itu semua masalah di atas https://remoteworker.idContoh: Jogja apalagi, kota ke-3 dengan harga properti termahal setelah Jakarta dan Denpasar. Padahal kota dengan UMR terendah ke-5 (cmiiw) se-Indonesia. Gmn orang yang bergaji UMR jogja mau bisa beli rumah? Karena itu kerja remote lah ke luar negeri (TKI 2.0) dan .. export hasil kerjamu dengan badan masih di Jogja. Kamu akan amazed: gaji 40jt, di kota UMR 2jt. Sisanya banyak bisa kamu atur untuk beli tanah cash dulu, setelah itu bangun bertahap. Penting mengamankan tanah. Bangunan itu kapan-kapan menyusul Rumah saya yang sekarang: ==> https://lnkd.in/gysBpAPvAlhamdulillah bangets. Ga akan mungkin banget itu bisa dikejar dengan UMR Jogja.. in
#72 2 tahun 4 bulan 27 hari lalu Menarik ya buat Location Based Service gini Udah ada yang mau saya susun untuk RWID Campus in
#71 2 tahun 5 bulan 1 hari lalu Masih teknik tentang #scrum bagi yang kerja sendiri tapi ga mau brutal jg nambah2 di board: gunakan aja Child Subtasks :DJadi kamu tahu apa aja task besar, misal RWIDPF-88: Aspek Earning di RWID. https://lnkd.in/gs4FbXE7Cuman didalamnya kan kamu ga exact tau juga apa aja yang diperlukan. So, ya jadikan itu task aktif dan kerjain. Jika kamu merasa ada task yang memang relate dengan ini tapi kerasa punya aspek dominan, maka jadikan dia subtask dan kerjain disana. Dengan ini boardmu aman dari task2 baru (ga ngubah2), tapi kamu tetep bisa improvisasi sambil jalan. Still: improvisasi di sprint itu discouraged lho ya. Kalau kamu bukan scrum master, wajib laporan dulu ke sana kalau mau nambah task/subtasks. Dia akan tentukan apakah boleh dijalankan di sprint ini atau di next sprint#rwid#rwidplatformdevelopment#golang#jira in
#70 2 tahun 5 bulan 4 hari lalu AI? Nanti deh. Sekarang FAQ aja udah solutif 😁 https://remoteworker.id/aiHitung2an sy 1 hari kerja sudah cukup untuk implement #llm dan #rag#chatgpt in
#69 2 tahun 5 bulan 6 hari lalu Maunya didemokan pas seminar di UNU Jogja, gak nutut 😅Baru dikerjain jam 7 pagi tadi sih 😅Check back again at https://remoteworker.id/ai in
#68 tech 2 tahun 5 bulan 10 hari lalu 🐍 Py Jo (baca:paijo) Ada Event 🫣Halo, Rangga disini, seorang pengembang Python yang selalu bermimpi untuk menghadiri acara sekelas Py Con. Dan kini, saya berada di langkah pertama mewujudkan mimpi tersebut!🌟 Py Jogja Meetup: Langkah Awal Menuju Mimpi 🌟Sebagai bagian dari komunitas Python di Yogyakarta, saya ingin mengundang Anda semua ke meetup Py Jogja yang akan datang. Ini bukan sekadar acara teknis, tapi juga ruang terbuka bagi siapa saja yang ingin bertemu teman baru, berbagi ilmu, dan ya, mungkin menemukan jodoh (siapa tahu 😉). Kami akan memiliki sesi lightning talk dengan 4 pembicara berbakat yang akan membagikan wawasan mereka: 1. Ekky Armandi , Python Developer - " Turning Raw Scrape into Actionable Insights" 2. Wijatama Diwangkara , BI Analyst - " Automating Mundane Tasks with Python and Selenium" 3. Eko Wibowo , CEO & Founder Remote Worker Indonesia - " Abadikan Kepribadianmu di Cloud dengan Python Large Language Model" 4. Saya sendiri, Rangga Kusuma D, Python Developer di KECILIN - " Pengantar Concurrency dan Paralelisme: Threading dan Multiprocessing" Mari bergabung dan berbagi semangat Python bersama kami!📅 Sabtu, 18 Mei 2024⏰ 09:00 - Selesai📍 UNU Yogyakarta, Jl. Ringroad Barat, Dowangan, Banyuraden, Kec. Gamping, Sleman Untuk registrasi, silakan kunjungi Py Jogja di linktr.ee/pyjogja Sampai jumpa di sana!#Python #Meetup #Py Jogja #Komunitas Python #Yogyakarta #Python Indonesia #Indonesia in
#64 2 tahun 5 bulan 19 hari lalu Renungkan 😁😁😁 in
#63 2 tahun 5 bulan 22 hari lalu Seberapa berat menurutmu mendirikan Universitas baru di Jogja?#rwiduniversity in
#62 2 tahun 5 bulan 23 hari lalu Penjelasan ttg #saham ini missleading: tidsk dijelaskan profit saham darimana. Profit dari saham amat-sangat-kecil kalau hanya ngandalin dividen/bagi hasil tahunan. Coba cek lagi: jika hanya ngandalin bagi hasil, pemegang saham BBCA 2022 butuh 26 tahun untuk balik modal. Profit (dan boncos) terbesar saham adalah di pasar sekunder: jual beli kepemilikan. Profitnya adalah dari yg terakhir masuk/beli. Untung besar adalah dari kemampuan memprediksi trend naik pasar saham suatu emiten. Saya sempat surprise saat tanya jawab sebentar saat mengisi seminar di salah satu kampus dan sesi tanya jawab,“Saya sekarang lagi ikutan main saham pak”“Oya, profit saham darimana?”“Dari profit perusahaan pak” Simak penjelasan dibawah: 👇Profit terbesar saham adalah dari penjualan kepemilikan saham di pasar sekunder. Bukan dari profit. Kalau dari profit .. pemegang saham BUKA semuanya merugi itu. Maka, aturan untuk pasar sekunder saham ini amat ketat. Karena jika tidak, pasar bisa amat-mudah dimanipulasi sehingga pelaku kecurangan bisa mudah ambil untung. Paling sederhana adalah adanya ARA/ARB. Yang menandakan anomali nilai saham. Atau juga insider trading: ordal yang bocorkan rahasia ke kalangan tertentu sehingga ada segelintir yang serok-serok untuk siap2 lepas karena tau akan ada berita positif sehingga sentimen pasar akan naik. Mirip #rugpull kan? Saham bukan untuk semua orang. Saham sedikit mirip dengan #crypto: dimana crypto murni berprofit hanya dari ngeflip (beli rendah, jual tinggi), saham selain bisa diflip juga pny dividen. Dimana mengulang pernyataan diawal: kalao ngandelin dividen saham, balik modal bs > 26 tahun. Kesimpulan dari saham ini: high risk, high return. Contoh: coba sekarang serok saham BUKA. Kan sudah 80% turun dari awal. Kalao seandainya tiba2 persepsi orang tentang Bukalapak menjadi positif, dan seandainya ada selisih kenaikan 50%, maka kalian akan untung gila2an itu! Kalau semakin terpepet dan akhirnya bangkrut? Ya sudah. Wassalam. Kan sudah dibilang high risk, high return? :) in
terus mengalir…