Eko S. Wibowo
Programmer sejak 1994. Masih belajar, sekarang dengan AI di sisi saya.
Founder RWID. Membangun Ecosphere dan RWID/OS dari Yogyakarta, Indonesia. Di sini saya menulis soal software, iman, dan hidup sebagai system builder. Tanpa algoritma, tanpa kolom komentar, tanpa keributan.
Ayo selesaikan ini sekali dan untuk selamanya: AI sudah sepenuhnya mengambil alih dunia! Jauh banget. Untuk bertahan dari ini, kita perlu memahami bahwa ada perspektif baru di dunia gila ini. Dengerin dulu, "Tiga Pemisahan Kepentingan: Kepentingan Niat, Kepentingan Implementasi, dan Kepentingan Verifikasi"
Buka transkripSeberapa yakin kamu RWID akan menguat lagi?
Pilih satu · hasil tampil setelah memilih · ditutup 27 Okt
Chimi ini manja beneeer. Lhaa njuk saya kapan tidurnya inii?? 😆
Mekanisme distribusi kekayaan terotomasi secara sembunyi-sembunyi. ❤️

Alhamdulillah, menemui salah satu orang tua siswa RWID dan berdiskusi panjang lebar tentang planning dan kedepan RWID.
RWID akan Returnsn dengan kekuatan yang berlipat-lipat: bi idznillah.
🔥🔥🔥
Ayo selesaikan ini sekali dan untuk selamanya: AI sudah sepenuhnya mengambil alih dunia! Jauh banget. Untuk bertahan dari ini, kita perlu memahami bahwa ada perspektif baru di dunia gila ini. Dengerin dulu, "Tiga Pemisahan Kepentingan: Kepentingan Niat, Kepentingan Implementasi, dan Kepentingan Verifikasi"

Alhamdulillah, alhamdulillah, alhamdulillah. Berkat grant Anthropic, saya bisa melepaskan semua ide tanpa terpikir masalah kredit AI. Atau terpikir menggunakan model yang low cost. Dulu, all in ke DeepSeek: pemakaian sebulan sekitar Rp 700rb - Rp 1jt. The best. Sangadh.
Tapi begitu dapat grant Anthropic ... masya Allah. Bumi dan langit!
DeepSeek tetap luar biasa untuk coding dan agentic lainnya. Tapi solusi dari Anthropic dengan CoWork dan juga Opus 5.5 .. gila! Segila-gilanya gila!
Belum seminggu, saya sudah rilis:
- Sistem Operasi RWID/OS
- Platform RWID yang konvensional
- Platform RWID yang WebOS (ini 90% sudah selesai dari DeepSeek lho)
- Platform Aliran kehidupan ini
- Dst dst dst dst dst
Saking serunya, saya kerja dengan dua mesin: MacMini dan iMac.
Awalnya MacMini aja, tapi begitu agentic jalan 3 project .. dia mulai ngelag.
So, iMac dibawa dan dioperasikan dengan Tailscale dan tmux disana.
CoWork juga saya split di iMac dan MacMini
Bottom line: kalau ada waktu dimana salah satu dari dua mesin ini ga kerja .. saya ngerasa rugi banget.
Why?
Claude Max USD 200 x 5 seat!
Perbulan
Selama 1 tahun!
Masya Allah
Pertolongan yang terasa sekali.
Alhamdulillah
Linux pertama saya itu LFS: Linux From Scratch
Awal-awal Ubuntu masuk di kampus --1998--, saya langsung buka source code kernel-nya di ViM: bener2 terpesona. Dari situ, keinginan buat Sistem Operasi sendiri selalu ada: pingin ikutin jejak Linus yang diawali dari belajar Minix. Dulu pas kerja di Gameloft (saya angkatan ke-2, angkatan pertama itu diantaranya Mas Dewantoro), Windows 7 (?) saya ubah shellnya ke emacs. Dibuat fullscreen dan hilangin taskbar Windows: berasa punya sistem operasi yang full text editor favorit!
Nah, RWID yang dirancang sebagai web OS, membuat saya teringat lagi keinginan yang dulu: membuat sistem operasi sendiri. Sure, bukan Kernel-nya. Shell aja. https://lnkd.in/gEaGc6Hj Maka, dari kemarin mulai diskusi dan tuangkan ide serta arahkan Opus 5.5 untuk mulai : pakai core Fedora Atomic, agar inti dari OS (kernel dan systemd dsb) immutable. Sisanya, adalah RWID-Shell + Learning Kit.
Alur pemikiran saya sederhana: ide Mas Nadiem Makarim untuk penyerapan skill IT ke pelosok2 sudah bener. Cuman pilihannya entah kenapa pakai ChromeOS. Karena itu berarti OS praktis cuman jadi office tools. Kenapa ga buat OS/distro sendiri yang lengkap dengan tool untuk mencetak pekerja2 digital + remote work yang dididik mindsetnya mulai dari SD? OS ini harus lengkap dengan semua toolchain untuk develop mobile + frontend + backend + ethical hacker + VA + Designer.
Karena, begitu laptop yang disebar ke siswa2 di-install dengan RWID/OS ini, maka begitu dibuka ... voila. Sudah langsung bisa kerja garap kerja remote apa aja, tanpa perlu repot download macem
2. Dan sudah preload dengan Open
Code + Claude. Itu nanti tinggal pemerintah kerjasama dengan mereka untuk subsidi AI aja.
Oya, RWID/OS juga dilengkapi dengan Ecobook yang menjadi pengajar yang pintar secara offline.
Dengan visi ini, maka saya kembangkan RWID/OS. Diawali dengan refactor shell OS dari web RWID yang saya beri nama ecOS. https://lnkd.in/gRVVaVD9 It works! Maka diskusi lanjut untuk bener2 gunakan ecOS sebagai shell system operasi sendiri. Langkah awalnya adalah pengembangan Compositor sendiri: management window harus native, karena konten dari app RWID sebenenrya hanya html + css + js aja. Kalau ga buat compositor sendiri, maka akan ga seamless. Dengan kompositor sendiri, nanti Zoom dan ecobook Mastering Agentic AI akan sulit dibedakan mana yang native mana yang html. Karena kedua2nya first class netizen di windowing system RWID/OS ini.
Versi 0.1 sebagai proof of concept berhasil diwujudkan! https://lnkd.in/gZYtafAVSaya menerawang lagi: "
Gimana dengan ide remote worker hub yang dulu saya pikirkan untuk mempush remote work ke seluruh Indonesia?"
Setelah merenung, saya rasa Kopdes yang bejibun itu bisa dipakai asetnya.
Maka, Indonesia akan mencetak banyak talenta digital yang mandiri!
Ikuti pengembangan RWID/OS disini https://lnkd.in/gSYwPrub
Bagi yang masih denial dengan AI yang akan bisa cut off ratusan ribu programmer di seluruh dunia, coba perhatikan link ini: fitur medium like di platform RWID ini saya susun dalam hitungan jam dari sepulang subuhan jam 5 pagi s/d jam 9 pagi. Itu pun ya bukan full kerja terus. Butuh sekitar 23 prompt. Kurang optimal sih ini, karena dia ada melakukan pembuatan sql creation table yang posisinya memanggil table sebelum diciptakan.RWID ini pun secara keseluruhan dibangun dengan AI.
Jatuh bangun diawal karena belum pas tech serta pendekatan yang dipakai, namun akhirnya kemudian ketemu kombinasi yang maut: Cursor Ultra, USD 200/month.
Kalau ada yang masih salah-salah dalam penggunaan AI .. maka itu pasti AI diposisikan sebagai assistant. Itu salah. Yang benar: "
Kita adalah asisten AI yang membantu menjelaskan ke AI apa yang kamu inginkan untuk dibuat, dimana dia akan mengerjakan seluruhnya: 99,999%!"
Dunia yang sudah gila ... https://lnkd.in/gCsJ7Grg
Menggunakan kombinasi:- Netlify- Github- Supabase- NextJS- Firebase Auth + Realtime
Sepertinya sudah bisa menjadi solusi tech yang low cost dan high quality deh. Kalau model microservice akan dipakai disini, itu sekedar tiap2 aplikasi next.js provide /pages/api-nya aja.
Bener2 full di cloud, tanpa perlu mikir banyak hal. https://sminar.id
Dibangun dengan NextJS dan Rust. Ini akan menghosting token $DCSI untuk menggunakan RWID Villas di seluruh dunia!#fullstackdeveloper#rust#nextjs #reactjs#blockchain https://www.cdbc.id/
https://www.dcsi.id Domain diamankan. Content sudah up. Next untuk proses buy dan sell commodity
#dcsi kedengeran seru ya?
Pakai istilah antithesis #ipo dan #saham #pasarsekunder segala.
Tapi awalannya itu sederhana kok:- Produk #rwidprime harga awal 6.5jt, bisa untuk 3 orang- Tapi para jombloers bingung yang 2 seat dikasih siapa - Saya pikir sebentar, "
Dijual boleh, uangnya untukmu". - Jadi dia dpt profit 1jt dalam bentuk diskon rwid prime- Suatu ketika pemikiran saya menerawang, "
Hm, berarti ini bisa juga ya, jual rwid prime dengan harga grossir dan ditawarin ke mereka yang ga akan pakai juga produknya, tapi tentu tertarik dapat profit selisih retail - grosir, dimana rwid yg jualkan. #rwid dapet uang diawal untuk operasi, mereka dpt profit passive income"- Saya susun skema pricingnya sebentar, saat itu pakai profit ngasal aja 25%. - Mikir2in namanya, "
Hm.. Commodity .. Commodity Investment .. hm .. Direct Commodity Investment. DCI. Sip.. Hm, short.. Direct Commodity Short Investment. DCSI"- Up ke wa story, less than 24hours salah satu member VIP jadi holder pertama sistem ini. Masuk 20jt, sale, return 5 hari kemudian 25jt. Proof of concept!
Setelah saya pelajari lagi mendalam untuk thesis, "ooh, ini ternyata bagian selanjutnya dari Gold Backed Syirkah/GBS." Dan.. "
Ooh ini ternyata ada akad transaksi syariah yang namanya Bai As-Salam, dimana sahabat Nabi bisa ambil hasil pembelian untuk produk yang dijual belakangan, untuk atasi kondisi dimana ada kebutuhan dana namun belum panen"
Jadi, begitulah: sistemya berkembang sampai sesolid sekarang, padahal niat awalnya cuman ingin bantu yang butuh jual 2 seat rwid prime-nya.
Jelas kan sekarang awalan #dcsi itu apa?
Bukan karena pingin ngumpulin dana banyak2an, namun sekedar pingin bantu aja. https://lnkd.in/gfm3S9VR

