Eko S. Wibowo

Programmer sejak 1994. Masih belajar, sekarang dengan AI di sisi saya.

Founder RWID. Membangun Ecosphere dan RWID/OS dari Yogyakarta, Indonesia. Di sini saya menulis soal software, iman, dan hidup sebagai system builder. Tanpa algoritma, tanpa kolom komentar, tanpa keributan.

--KPM
$50K+ penghasilan29 proyek3.204 jam Pekerjakan saya di Upwork
hari ini
#107 tulisan panjang 1 jam lalu Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta Kasus Raymond Chin Kasus Raymond Chin yang viral hari ini, menurut saya, bukan semata-mata persoalan lisensi GPL atau penggunaan AI oleh seorang vibe coder. Esensinya adalah masalah etika dan sifat manusia terhadap harta. Dalam psikologi, ada istilah social comparison, yaitu kecenderungan manusia membandingkan dirinya dengan orang lain. Ketika melihat orang lain lebih kaya atau lebih berhasil, rasa iri bisa muncul. Dan ketika orang yang diirikan itu jatuh, muncul fenomena schadenfreude, yaitu perasaan senang melihat kemalangan orang lain. Orang yang merasa puas atas kejatuhan orang lain tidak lantas menjadi lebih kaya. Ia hanya merasa senang karena seseorang yang dahulu berada di atasnya kini mengalami kemunduran. Fenomena ini mengingatkan saya pada pengalaman saya sendiri di tahun 2025, ketika banyak orang bertepuk tangan atas masalah yang saya alami, termasuk orang-orang yang dahulu saya bantu mendapatkan kesempatan bekerja secara remote. Namun, ketertarikan saya sebenarnya bukan semata-mata pada persoalan harta atau ilmu, melainkan pada ma'rifat dan hakikat manusia. Saya ingin memahami sifat manusia terhadap harta dan mencari bukti atas apa yang disampaikan Nabi. Ketika saya menemukan kesesuaiannya dalam pengalaman nyata, saya memperoleh kepuasan karena rasa ingin tahu saya terjawab. Karena itu, ketika melihat kasus-kasus seperti Raymond Chin, saya tidak lagi merasa terkejut. Fenomena ini akan terus berulang selama manusia masih terjebak dalam rasa iri. Pada akhirnya, orang yang dahulu merasa iri bisa saja merasa bahagia ketika orang lain jatuh, meskipun kejatuhan itu tidak menambah kekayaannya sendiri. Lalu, siapa yang bisa terbebas dari lingkaran ini? Bagi saya, jawabannya sederhana: orang yang tidak memiliki rasa iri. Baca → RWID
#106 1 hari lalu Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta Bagaimana jika: dari satu kontrak kamu bisa membuat 4 platform native yang berbeda? Spoiler alert: kamu bisa! 🔥🔥🔥 https://docs.getecosphere.com/engineering/four-targets-one-contract Empat target RWID
#105 2 hari lalu Pleret, Daerah Istimewa Yogyakarta Yaiks! Tepar. Kirain saya sudah cukup hati-hati agar ga tepar meski kerja ngegass dengan istirahat minim. Ternyata .. ya sudah. Ketetapan Ar-Rahman. Tiga hari kedepan akan melambat progressnya 🙏 RWID
terus mengalir…